SETIAP LULUSAN PROGRAM DIPLOMA TIGA

 STUDI NAUTIKA

 MEMILIKI CAPAIAN PEMBELAJARAN MINIMAL SEBAGAI BERIKUT:

 1. SIKAP:

 a. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;

b. menjunjung  tinggi  nilai  kemanusiaan  dalam  menjalankan  tugas berdasarkan agama, moral, dan etika;

c. berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa,    bernegara,   dan   kemajuan   peradaban   berdasarkan Pancasila;

d. berperan  sebagai  warga  negara  yang  bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggung jawab pada negara dan bangsa;

e. menghargai  keanekaragaman  budaya,  pandangan,  agama,  dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;

f.   bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;

g. taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;

h. menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;

 i.   menunjukkan  sikap  bertanggung  jawab  atas  pekerjaan  di  bidang keahliannya secara mandiri;

j.   menginternalisasi     semangat     kemandirian,     kejuangan,     dan kewirausahaan; dan

k. menginternalisasi etos kerja yang berintegritas, profesional, inovatif, dan fokus pada pelayanan prima.


2. PENGETAHUAN:

 a.  menguasai konsep teoretis sains alam (fisika dan kimia), , matematika terapan, prinsip-prinsip rekayasa, dan sains rekayasa secara umum;

b.  menguasai konsep teoretis konstruksi kapal dan perhitungan stabilitas kapal secara umum;

c. menguasai prinsip pengelolaan kapal niaga yang mengacu pada peraturan perundangan nasional, persyaratan legislatif, standar dan international maritime code;

d.  menguasai prinsip keselamatan, keamanan, perlindungan lingkungan dan standar pelayanan pengelolaan kapal niaga;

e. menguasai prinsip, teknik dan pengetahuan prosedural dalam melakukan:

1)   penelusuran data pelayaran;

 2)   navigasi pada tingkat operasional kapal niaga;

 3)   pengujian dan pengukuran perangkat kapal niaga;

 4)   tindakan terkait keselamatan dan keadaan darurat di atas kapal niaga;

5)   penyelesaian masalah pelayaran niaga dengan memerhatikan aspek keselamatan,          keamanan,  kesehatan,  ekonomi,  kultural,  sosial, perlindungan lingkungan dan standar pelayanan pengelolaan kapal dalam industri pelayaran niaga;

f.    memiliki  pengetahuan  operasional  lengkap  tentang  perkembangan teknologi mutakhir pada industri pelayaran niaga;

g. memiliki   pengetahuan   faktual   tentang   International   Maritime Organisation (IMO) Model Course 1.39 untuk melaksanakan kepemimpinan dan kerja sama tim di atas kapal, perkembangan teknologi mutakhir dalam sistem navigasi, penanganan dan pengaturan muatan, pengoperasian kapal dan penanganan orang diatas kapal niaga;

h.  menguasai konsep dan prinsip pelestarian lingkungan;

 i.   menguasai  prinsip,  metode  dan  teknik  pelaksanaan  Keselamatan, Kesehatan       Kerja   dan   Lingkungan   (K3L)   di   bengkel,   kegiatan laboratorium, daerah lingkungan kerja, dan kawasan keselamatan operasionalnya;

j.   menguasai prinsip dan teknik berkomunikasi efektif secara lisan dan tulis; dan

k. menguasai konsep integritas akademik secara umum dan konsep plagiarisme secara khusus, dalam hal jenis plagiarisme, konsekuensi

pelanggaran dan upaya pencegahannya.

 3. KETERAMPILAN KHUSUS:

 a.  mampu mengoperasionalisasi kapal niaga dengan minimal tonase 500 Gross Tonage (GT), meliputi:

 1)   proses navigasi pelayaran;

 2)   penanganan dan pengaturan muatan;

 3)   pengendalian operasi kapal dan penanganan orang di atas kapal;

 4)   keselamatan dan keamanan seluruh aspek pelayaran niaga; sesuai peraturan yang berlaku yaitu:

 1)  perundangan dan standar nasional;

 2)   International   Maritime   Organisation   (IMO)  khususnya  standar internasional keamanan di laut (Safety of Life at Sea), konvensi pencegahan polusi laut (Marine Pollution Prevention), dan The International Convention on Standards of Training, Sertification and Watchkeeping for Seafarers (STCW); dan dengan melibatkan aspek keselamatan, keamanan,   kesehatan, ekonomi, kultural, sosial, perlindungan lingkungan dan standar pelayanan minimal dalam pengelolaan dan pelayaran kapal niaga;

b. mampu   mengidentifikasi,   memformulasikan,   dan   melakukan penelusuran data pelayaran untuk keperluan pengoperasian kapal niaga;

c.  mampu menentukan kelaiklautan kapal menggunakan pengetahuan tentang konstruksi kapal dan perhitungan stabilitas kapal niaga;

d.  mampu menganalisis dan menyelesaikan masalah operasi pelayaran niaga baik yang umum maupun kondisi darurat, berdasarkan prosedur baku dengan mengutamakan keselamatan penumpang dan awak kapal;

e.  mampu  mengambil  keputusan  secara  tepat  berdasarkan  prosedur baku, spesifikasi desain, persyaratan keselamatan dan keamanan kerja dalam melakukan supervisi dan evaluasi pada pekerjaannya di kapal niaga;

f.   mampu  melaksanakan  dinas  jaga  dek  kapal  niaga  sesuai  dengan Prosedur Operasional Baku yang berlaku;

 g. mampu melakukan pengujian kelaikan peralatan navigasi dan komunikasi pada  kapal niaga menggunakan metode pengujian yang relevan;

h. mampu menggunakan teknologi mutakhir dalam sistem navigasi, penanganan   dan  pengaturan  muatan,  pengoperasian  kapal  dan penanganan orang diatas kapal niaga;

i.   mampu melaksanakan keterampilan kepemimpinan dan kerja sama tim di atas kapal niaga dengan menerapkan standar IMO; dan

j.   mampu   mengkritik   Prosedur   Operasional   Baku   (POB)   dalam penyelesaian masalah sistem navigasi, penanganan dan pengaturan muatan,  pengoperasian  kapal  dan  penanganan  orang  diatas  kapal niaga yang telah dan/atau sedang diterapkan, dan dituangkan dalam bentuk kertas kerja ilmiah.

 4. KETERAMPILAN UMUM:

 a. mampu menyelesaikan pekerjaan berlingkup luas dan menganalisis data dengan beragam metode yang sesuai, baik yang belum maupun yang sudah baku;

b. mampu menunjukkan kinerja bermutu dan terukur;

 c.  mampu menyelesaikan masalah pekerjaan dengan sifat dan konteks yang sesuai dengan bidang keahlian terapannya didasarkan pada pemikiran logis, inovatif, dan bertanggung jawab atas hasilnya secara mandiri;

d. mampu menyusun laporan hasil dan proses kerja secara akurat dan sahih serta mengomunikasikannya secara efektif kepada pihak lain yang membutuhkan;

e. mampu  bekerja  sama,  berkomunikasi  dan  berinovasi  dalam pekerjaannya;

f.   mampu bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggung jawabnya;

g.  ampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggung jawabnya, dan mengelola pengembangan kompetensi kerja secara mandiri;

h. mampu    mendokumentasikan,    menyimpan,    mengamankan    dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiarisme;

i.   mampu  beradaptasi,  bekerja  sama,  berkreasi,  berkontribusi,  dan berinovasi dalam menerapkan ilmu pengetahuan pada kehidupan bermasyarakat serta mampu berperan sebagai warga dunia yang berwawasan global;

j.   mampu menegakkan integritas akademik secara umum dan mencegah terjadinya praktik plagiarisme;

k. mampu     menggunakan     teknologi     informasi     dalam     konteks pengembangan keilmuan dan implementasi bidang keahlian; dan

l.   mampu  menggunakan  minimal  satu  bahasa  internasional  untuk komunikasi lisan dan tulis.